Sabtu, 15 November 2008

BUMI, buy back to save the asset

Kamis 13 November 2008 manajemen BUMI mengumumkan akan melakukan buy back saham:
maksimal: 3.298.680.000 saham atau 6.597.360 lot atau 17% saham beredar
dengan harga rata-rata: Rp2.500 atau total dana Rp8,2 triliun
dalam waktu: 3 bulan dimana seabanyak 2.158.200 lot akan terlaksana tahun 2008

Jadi selama 3 bulan ke depan rata-rata harian transaksi buy back akan mencapai Rp50-60 miliar.

Saat suspend dibuka dari harga Rp2.175 terdapat antrean jual sebanyak 3 juta lot dan jika ini mencerminkan seluruh investor yang akan segera melepas BUMI maka dapat diyakini harga Rp2.500 akan tercapai dalam 3 bulan.

Dari proyeksi harga yang disampaikan dalam pengumuman tersebut, harga BUMI menurut beberapa analis akan mencapai 127,8% atau menjadi Rp3.200, namun tidak dinyatakan target waktunya.

Dalam paparan tersebut EPS BUMI akan menjadi (kurs $9.500):
2008: 378
2009: 735
2010: 629
sehingga dengan harga Rp3200 P/E ratio pada tahun tsb akan menjadi 8, 4 dan 5.

Cukup menjanjikan untuk ikut trading BUMI jika:
- buy back benar-benar terealisasi
- proyeksi laba valid
- kurs rupiah tidak semakin melemah

Hari jumat trading BUMI sangat aktif dibandingkan 4 hari sebelumnya yang terus menerus terkena autorejection.
Pada posisi kamis, offer position sekitar 900.000 lot dari posisi awal dibukanya suspend 3 juta lot, dan jumlah transaksi hari jumat sebanyak 2,6 juta lot.
Dalam transaksi hari jumat porsi asing sebanyak 889 ribu lot yang dijual dengan net sell sebanyak 206 ribu lot
Harga relatif fluktuatif dari Rp1.070 sampai Rp1.300 dan ditutup turun pada level Rp1.160 dari sebelumnya Rp1.180

Senin, hari kedua setelah BB, transaksi sekitar Rp630 miliar dengan volume 1.165 ribu lot dengan transaski asing sekitar 503 ribu lot dengan net sell sekitar 307 ribu lot
dan BUMI ditutup auto rejection menjadi Rp1.050

.

Tidak ada komentar:

FINANCIAL & MONETARY STABILITY

FINANCIAL & MONETARY STABILITY
sumber: Bank Indonesia

IHSG (2.303,9)

IHSG (2.303,9)
11 april 2008